Bakarat lucky six - Bakarat lucky six

Online gambling games_Blackjack odds_Dutch online casino

  • 时间:
  • 浏览:0

bvweide registrationasbvweide registrationubvweide bvweide registrationregisbvweide registrationtrationmsi pertama tentang cewek yang bekerja sebagai DJ atau disjoki adalah cewek nggak bener, nakal, dan mahal. Pertama, karena mereka hanya ada di malam hari. Kedua, pekerjaan mereka berhubungan dengan hura-hura yang hedon. Ketiga, mereka selalu akrab dengan cowok dan bahkan lelaki hidung belang. Asumsi cowok tentang hal ini emang begitu. Tapi pada kenyataannya, menjadi disjoki cewek itu tak mudah. Banyak hal yang harus dipelajari, termasuk menjaga diri.

Cewek yang bekerja membawa papan ronde dalam sebuah pertandingan tinju selalu menjadi pengendur otot yang tegang karena pertandingan bagi para cowok yang hadir di arena tinju. Sebagai ring girl, cewek-cewek itu sebenarnya bertugas bukan cuma membawa papan ronde. Mereka juga harus menemai para petarung, membantu melepaskan jaket, sabuk juara, dan sebagainya. Tapi, lagi-lagi, namanya juga cowok, selalu melihat dengan kacamata yang berbeda dari orang biasa. Ada hal yang menggoda dari ring girl. Ya, kita pahamlah, ya~

Dari pakaian, jobdesk, hingga jam kerja, sebenarnya nggak ada yang salah dengan caddy girl. Sebenarnya, pekerjaan kedi ini terbilang susah, sebab dia harus menjadi ‘penasihat’ bagi para pemain golf. Harus tahu seluk beluk lapangan golf, jarak antarlubang, kondisi lapangan, hingga moral para pemain yang mereka layani. Tapi cowok, selalu berasumsi nggak bener tentang kedi ini. Mungkin karena pakaiannya yang terlalu minim dan golf adalah olahraga yang membutuhkan dana yang nggak sedikit dibandingkan olahraga lainnya.

Pekerjaan sebagai bartender emang nggak bisa dibilang nakal. Sama halnya dengan barista di coffeeshop, bartender juga bekerja dengan passion untuk melayani para tamu. Butuh keberanian dan mental yang kuat untuk menjadi bartender. Sebab nggak sedikit dari tamunya yang selalu menggoda dan mengajaknya untuk ‘makan’ bareng. Nah, dari sinilah pikiran cowok tentang bartender adalah cewek nakal mulai bermunculan.

Kembali lagi, namanya juga cowok. Selalu berpikiran nakal tentang cewek yang menggeluti dunia gemerlap, apalagi yang mengekspos tubuh dan keseksian cewek. Sebenarnya semua itu tergantung pada pribadi masing-masing. Kalau emang cewek hanya menjalankan pekerjaannya sebagaimana tugasnya, nggak masalah. Yang menjadi masalah adalah ketika cewek itu telah menyalahgunakan tugasnya, entah sebagai DJ, bartender, dan sebagainya, yang lekat dengan duniawi. Jangan menilai buku hanya dari sampulnya!

Sebenarnya, posisi umbrella girl (UG) terbilang cukup vital bagi para pembalap di lintasan balap. Karena merekalah yang meredakan grogi dan ketegangan para pembalap. Terlepas dari itu, sekadar informasi, honor yang didapatkan untuk sekali event bisa mencapai jutaan rupiah. Tapi sayangnya, kulit mereka yang menjadi korbannya; belang. Dan, profesi ini cukup nakal di mata cowok. Entah apa alasannya ~ :p

Ada pepatah kuno mengatakan bahwa orang yang nongkrong bareng penjual parfum, maka dia akan tertular wangi parfum. Sementara orang yang bergumul dengan para penjual ikan di pasar, dia akan tertular bau amis ikan. Ya, seperti itulah adanya. Apapun yang bersinggungan dengan hidupmu, kamu akan ikut terkena imbasnya. Sama halnya dengan pekerjaan. Entah bagaimana, pekerjaanmu akan memengaruhi kehidupan pribadimu. Bahkan, orang lain akan menilai baik-buruknya pekerjaan dan dirimu sendiri. Meski sebenarnya itu nggak berkorelasi.

Sales Promotion Girl selalu menjadi senjata pamungkas bagi brand untuk menjajakan produknya. Makanya, bukan rahasia lagi, kalau ternyata ada beberapa SPG yang menyelam sambil minum air. Ya, mereka pun menjajakan apa yang bisa dia jual ke orang-orang atas dirinya. Nggak cuma cowok, tapi hampir semua orang berasumsi begitu. Meski nggak semua SPG melakukan hal yang sama. Mungkin karena gajinya yang nggak sesuai dengan jobdesk-nya, banyak dari SPG yang mengundurkan diri dan beralih menjadi UG (umbrella girl) karena tawaran honor yang sangat berbeda setiap event-nya.

Sebagian cowok mengaku, sengaja datang ke pertandingan bukan untuk menonton pertandingan itu sendiri. Melainkan untuk melihat aksi ‘genit’ para pemandu sorak. Namanya cowok, selalu ada alasan untuk pergi, kalau berhubungan dengan cewek. Dan para cheerleaders inilah alasan mereka.

Nah, dari sekian banyak pekerjaan, ternyata ada beberapa pekerjaan dari cewek yang membuat cowok berasumsi bahwa mereka adalah cewek nakal. Padahal nggak ada hubungannya sama sekali. Tapi, namanya juga cowok. Huft.